Warisan hidup sebagai daya tarik wisata di Kota Yogyakarta: Studi kasus Pasar Tradisional Beringharjo
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Pasar Beringharjo, salah satu pasar tertua yang terintegrasi erat dengan Keraton Yogyakarta dan Sumbu Filosofi, terletak di kawasan pusaka/heritage vital dengan signifikansi multifaset. Artikel ini bertujuan menganalisis secara komprehensif nilai-nilai pusaka Pasar Beringharjo yang mencakup aspek sejarah, budaya, dan sosial-ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan data primer yang didapatkan melalui wawancara dengan informan dari pihak pengelola Pasar Beringharjo, observasi lapangan, dan dokumentasi. Data sekunder didapatkan dari kajian literatur dan data dari pemerintah daerah. Hasil penelitian ini menyoroti peran sentral pasar sebagai simpul kehidupan masyarakat Yogyakarta saat ini dihadapkan pada tantangan signifikan dalam menyeimbangkan pelestarian nilai autentik dengan tuntutan modernisasi dan pariwisata. Lebih lanjut mengidentifikasi permasalahan krusial yang dihadapi, terutama ancaman komodifikasi budaya dan penetrasi produk massal yang mengancam kerajinan tradisional seperti batik tulisStrategi yang diusulkan dari penelitian ini diantaranya pengelolaan partisipatif dan adaptif yang memanfaatkan teknologi secara bijaksana, meningkatkan kolaborasi multipihak, penguatan peran komunitas pedagang, serta program edukasi yang bertujuan meningkatkan apresiasi terhadap warisan budaya, demi mewujudkan keberlanjutan Pasar Beringharjo.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.